headerphoto
ISTIGHOTSAH
Sabtu, 20 Maret 2010 13:02:45 - oleh : admin

"*Itighotsah*" dalam bahasa Arab berarti "meminta pertolongan". Istilah
istighotsah terdapat dalam wiridan para anggota jama'ah thoriqoh (atau biasa
dilafadkan dalam bahasa Indonesia menjadi tarekat) yang berbunyi: " *Ya
Hayyu ya Qoyyum birohmatika astaghits*..!" Wahai Dzat Yang Mahahidup dan dan
Yang Tidak Butuh Pertolongan, berilah pertolongan kepadaku..! Di
negara-negara Arab kalau pun kata istighotsah dipakai sebagai satu
peristilahan maka itu berarti doa khusus saja yang ucapkan oleh seorang
tokoh.

Di Indonesia istighotsah diartikan sebagai dzikir atau wiridan yang
dilakukan secara bersama-sama dan biasanya di tempat-tempat terbuka untuk
mendapatkan petunjuk dan pertolongan dari Allah SWT. Sementara doa-doa yang
diucapkan pada saat istighotsah adalah doa-doa atau bacaan yang khas
diamalkan dalam jama'ah thoriqoh, meski kadang ada beberapa penambahan doa.

Pertama-tama para jama'ah istighotsah membaca surat pertama dalam Al-Qur'an
yakni Al-Fatihah sebagai pembuka segala kegiatan yang baik. Selanjutnya
jama'ah membaca doa-doa berikut:
1. Istighfar (*astagfirullahal adzim*) meminta ampun kepada Allah
2. Hauqolah (*la haula wala quwwata illa billahil aliyyil adzim*) meminta
kekuatan kepada Allah
3. Sholawat atau doa untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya
4. Lafadz tahlil panjang yang berbunyi "*La ilaha illa anta subhanaka inni
kuntu minadzolimin*" sebagai pengakuan bahwa tiada Tuhan selain Allah dan
bahwa hamba yang sedang berdoa telah melakukan perbuatan dzolim.
5. Memuji asma Allah dengan lafadz "*Ya Allah ya Qodim, ya Sami'u ya Basyir,
ya Mubdi'u ya Kholiq, ya Hafidz ya Nasir ya Wakilu ya Allah, ya Lathif*"
6. Kemudian bacaan istighotsah "*Ya Hayyu ya Qoyyum birohmatika astaghits *"

Jumlah bacaan bisa bermacam-macam antara 1, 3, 7, 33, 100, atau 1000
tergantung sang pemimpin jama'ah istigotsah. Setelah itu dilanjutkan dengan
membaca surat Yasin dan dilanjutkan dengan tahlil untuk mendoakan para orang
tua, guru, sesepuh, anak, dan saudara yang telah menghadap Sang Kholiq.

Jauh-jauh hari, jama'ah thoriqoh mengamalkan doa-doa tersebut pada
waktu-waktu tertentu di ruangan tertutup seperti masjid, langgar dan
musholla dengan penuh kekhusu'an dan dipimpin oleh guru tarekat (mursyid).

Pada akir tahun 1990-an para kiai Nahdlatul Ulama berinisiatif mengajak umat
Islam dan bangsa Indonesia untuk berdoa, meminta pertolongan kepada Allah,
secara bersama-sama di tempat terbuka. Saat itu Indonesia diperkirakan kiai
telah dan akan memasuki bencana besar, maka berbagai elemen bangsa harus
berdoa bersama-sama untuk keselamatan bangsa Indonesia.

Persis tanggal 25 Desember 1997 doa bersama untuk pertama kalinya
dilaksanakan secara terbuka di lapangan bola Tambak Sari, Surabaya, dipimpin
oleh Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur waktu itu KH
Hasyim Muzadi. Ternyata Istighotsah tersebut bisa terlaksana dengun khusu
dan syahdu, sehingga bisa membawa ketenangan jiwa. Yang kedua dilaksanakan
lapangan Kodam Surabaya yang dihadiri tidak hanya di kalanagan NU tetapi
juga kalangan pejabat.

Istighosah kemudian sering dilakukan terutama menjelang dan selama masa
krisis 1997-1998. Istighotsah yang paling besar dilakukan di Lapangan Parkir
Timur senayan Jakarta oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Tidak
hanya dihadiri oleh para kiai NU, tokoh umat Islam, tetapi juga para
pimpinan partai, pejabat tinggi negara serta para petinggi Militer termasuk
Panglima Angkatan Bersenjata. Waktu itu, istighostah selain sebagai doa
bersama juga merupakan penegasan komitmen kebangsaan yang dilakukan oleh
seluruh elemen bangsa Indonesia saat Indonensia terjadi krisis politik,
ekonomi besar dan menghadapi bahaya disintegrasi bangsa.

Istighatsah kini menjadi istilah umum untuk dzikir yang dihadiri oleh banyak
orang dan dilakukan di tempat-tempat umum. Istighotsah juga diisi dengan
ceramah agama (*mau'idzatul hasanah *) kemudian ditutup dengan pembacaan doa
pamungkas yang dipimpin oleh para ulama secara bergantian.

 



Untuk memasang posting ini pada blog/web Anda

Copy&paste script berikut:

kirim ke teman | versi cetak

Berita "ISTIGHOTSAH BERSAMA" Lainnya